28 Januari 2012

Kelakuan User BB, Android dan iPhone

0 komentar
Lama banget nih, gak ngeblog di sini, terlalu sibuk dengan twitter dan kerjaan, jadinya kelupaan nih blog...
baru aja baca2 artikel, eh nemu artikel yang keren dan lucu banget. sumpah, aku baca2 via hape (smart) sampai ngakak2 sendiri. Selain itu, artikel ini bisa membuka mata kalian tentang gadget yang memang bener2 kalian butuhkan, bukan gadget yang teman2 kalian sedang trendkan.... oke, langsung aja, cekidot...



HP DITENTENG DI JALAN
– BB : Lagi nungguin bbm dari si ayang : (always bbm)
– Android : Lagi sambil nge-restore, rom yang sebelumnya ga enak. (always ngoprek)
– Iphone : Gpp, seneng aja megangnya. (always bangga)
ngakak_2.gif

DI DALAM CAFE SENDIRIAN
– BB : Wakaka, bego banget sih neh orang, broadcast ke yang laen ahh. (dengan suara kencang)
– Iphone/Android : senyum2, baca tret di kaskus “ada ababil pake BB ketawa kenceng banget di cafe”

NGECHARGE HP SAMBIL DI PAKE
– BB : lagi tanggung neh, si A curhat seru banget di grup.
– Iphone : lagi tanggung neh, bentar lagi level 200 selese gw.
– Android : lagi tanggung neh, download rom baru, ga sabar pengen ngeflash.

STATUS BUSY DI MESSAGING
– BB : ga bisa diganggu, lagi nyetir. (hanya nyetir yang bisa menghentikannya)
– Iphone : busy. “ga sengaja ke sync itunes, ilang deh apps gw” (for jailbreak users only)
– Android : not available, “lagi ngeflash rom” (almost all users)

LAGI SENENG
– Android : Horeee, akhirnya Hp gw dapet ICS, download… download
– Iphone : Horeee, akhirnya tamat juga neh game. Maen apaan lagi yah?
– BB : Horeee, akhirnya keluar juga BB gw dari service center.
ngakak_2.gif

NYASAR DI JALAN
– BB
A = BB user
T = temen yang nyupir
A : “bentar gw bbm temen gw yah… Oi ciiinnn, ke airport dari Jl. A lewat mana?”.
T : “udah dibales belom, kok lama?”.
A : “bentar lagi pending”.
T : “hadeehhh….”

– Iphone
B = Iphone user S = SIRI
B : “tenang ada SIRI”.
S : “What can I helped you sir B”.
B : “Show me the way to aerpot”.
S : “Sorry sir B, I don’t understand the meaning of Aerpot”.

– Android
C = Android User
T = Temen yang nyetir
C : “Tenang ada Google Maps…. oke dapet… 100 meter depan belok kiri”.
T : “ohh oke… 100 meter kan… bukan belokan di depan berarti”.
C : “ehh… loh.. kyknya yang itu deh”.
T : “Lah katanya 100 meter?”.
C :”Maap lagi dapet EDGE, Accuracy 1000 meter “.
(akurasi google maps tidak cukup hanya gps,
butuh signal juga. Kecuali pake 3rd party seperti ndrive/papago)(pengucapan yang salah tidak
akan dimengerti oleh SIRI)

APLIKASI
– Iphone : Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, cmn mahal juga yah 25 dollar. Nabung
dulu deh.(menghargai hasil kerja orang lain)
– Android : Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, download ahh dari blapkmarket/pandaapp/apktop /4*shared/filestube. (hidup petani )
– BB : Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, ada yang buat BB ga yah?? (so sorry to heard that)

ngakak_2.gif

GAME ONLINE
– Iphone : “Ayo coba lawan karakter Homerun 3D gw”
– Android : “Sapa takut? buruan add gw.”
– BB : “Ya udah, gw kasih support aja deh buat kalian.”
ngakak_2.gif

BROWSING
– Android : “Beehh liat deh di website ini, keren euy”
– Iphone : “yahh pake flash yah, ga nongol di gue”
– BB : “ini web kok ngga muncul2 yah?”
ngakak_2.gif

YOUTUBE STREAMING
– Android : “Wakaka kocak neh video”
– Iphone : “Mana2… apa judulnya?? Haha iya geblegbanget”
– BB : “Berisik… boros pulsa tau….

DEBAT DEVICE

A = Android freak
I = Iphone freak
B = Blackberry freak

A : “android is the best”
I : “iphone lah lebih mantab”
B : “tapi kalian berdua kan ga punya BBM”
A : “tapi google maps gw paling lengkap petanya”
I : “gw juga punya google maps, game gw lebih banyak”
A : “ahh… game terkenal iphone bentar lagi juga ada di android, elo kan ga bisa dioprek sistemnya”
I : “gw bisa di jailbreak kok, tapi SIRI gw keren abis”
A : “lebih responsif juga google voice gw, elo kan ga bisa jalanin flash”
I : “ngapain flash kan berat, mending html5″
A : “kalo itu sih gw juga bisa, terus….(dipotong oleh B)”
B : “tapi kalian berdua kan ga punya BBM”
ngakak_2.gif

BELI HP BARU
Iphone : beli ini untuk 1-2thn kedepan (mencari efisiensi)

BB : ini BB gw yang terakhir (mencari-cari alasan)

Android : Anjriiittt, udah mau keluar lagi yang baru (mencari duit tambahan )

PERJALANAN HP
 – Iphone
2G : Pelopor Full touchscreen
3G : Pelopor smartphone tipis
3GS: Pelopor kenaikan IOS di dunia
4 : Pelopor HD Display
4S : Pelopor ganti iphone baru

– Android
1.5 : Bener-bener pemain baru
1.6 : Benerin yang 1.5
2.1 : Bener-bener niat ngejar IOS
2.2 : Mesti banyak dibenerin
2.3 : Bener-bener ueeenaaakk dipake
3.0 : Bener-bener buat tab
4.0 : Bener-bener deh… masa device gw ga dapet

– BB
Pearl : Yang penting
BB Curve : Yang penting BBM
Bold : Yang penting Keren
Storm : Yang penting Touchscreen
Onyx : Yang penting buat kerja
Torch : Yang penting style dapet, touchscreen dapet
Dakota, Bellagio, Apollo : Yah ga penting-penting amat, yang penting BB baru

Sumber

03 Januari 2012

FrameWorks

0 komentar
Tanggal 4 April 2011, ketika aku menginstal ulang komputerku yang rusak, aku instal program framework.NET. Seketika itu juga aku langsung punya ide untuk membuat sebuah band. Lalu akupun mengajak temanku yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumahku, cuma beda RT aja (hehehe...) untuk ke rumahku. Pada hari itu juga, aku langsung membuat demo lagu, yang aku beri judul LAGU CINTA. Cukup dengan 15 menit aja, lagu itu jadi.



Kami pun langsung rekaman, dengan bermodal komputer butut yang baru aja aku instal ulang, dengan bantuan pre-amp (buatan sendiri) dan soundcard Behringer UCA-200. Dengan bantuan software NUENDO untuk media rekamnya serta Fruity Loop untuk membuat drumnya, kamipun menyelesaikan demo pertama kami.
Di single LAGU CINTA ini, aku berperan dalam pembuatan lagu, take gitar, drum, keyboard dan sampling. Sedangkan temenku, Kenthie, dia yang membetot bas, guitar akustik dan vokalnya.
Gak nyangka, setelah rekaman selama hampir 5 jam, akhirnya single demo LAGU CINTA pun jadi.

Putar LAGU CINTA...

Sekarang kami udah punya 12 lagu, yaitu 6 lagu ciptaan sendiri dan 6 lagu orang lain, yang rata-rata diciptakan oleh AHMAD DHANI, orang yang begitu aku kagumi, dan menginspirasikanku untuk menjadi seorang musisi. Walaupun kelasku masih kalah dengan sang Maestro Dhani, tapi hal itu gak menyurutkanku untuk menjadi seorang musisi.

Sejarah Kota Salatiga

2 komentar

Kota Salatiga, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini berbatasan sepenuhnya dengan Kabupaten Semarang. Salatiga terletak 49 km sebelah selatan Kota Semarang atau 52 km sebelah utara Kota Surakarta, dan berada di jalan negara yang menghubungan Semarang-Surakarta. Salatiga terdiri atas 4 kecamatan, yakni Argomulyo, Tingkir, Sidomukti, dan Sidorejo. Berada di lereng timur Gunung Merbabu, membuat kota ini berudara cukup sejuk.

Di kota ini terdapat Universitas Kristen Satya Wacana, salah satu universitas swasta ternama di Indonesia, yang pernah terkenal di tahun 80-an karena kekritisan para mahasiswa dan dosennya terhadap Pemerintah Orde Baru. Sekolah-sekolah menengah di Salatiga melalui Internet dihubungkan dalam Jaringan Pendidikan Salatiga. Adapun sekolah-sekolah menengah di Salatiga antara lain : SMA Negeri 1 Salatiga, SMA Negeri 2 Salatiga, SMA Negeri 3 Salatiga dan beberapa SMA swasta. Ada pula SMK Negeri 1 Salatiga, SMK Negeri 2 Salatiga, SMK Negeri 3 Salatiga dan beberapa SMK swasta. Di Salatiga ada 10 SMP Negeri dan beberapa SMP swasta.

Sejarah

Ada beberapa sumber yang dijadikan dasar untuk mengungkap asal-usul Salatiga, yaitu yang berasal dari cerita rakyat, prasasti maupun penelitian dan kajian yang cukup detail. Dari beberapa sumber tersebut Prasasti Plumpungan-lah yang dijadikan dasar asal-usul Kota Salatiga. Berdasarkan prasasti ini Hari Jadi Kota Salatiga dibakukan, yakni tanggal 24 Juli 750 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Tingkat II Kota Salatiga Nomor 15 Tahun 1995 tentang Hari Jadi Kota Salatiga.
[sunting] Prasasti Plumpungan

Prasasti Plumpungan, cikal bakal lahirnya Salatiga, tertulis dalam batu besar berjenis andesit berukuran panjang 170cm, lebar 10cm dengan garis lingkar 5 meter yang selanjutnya disebut Prasasti Plumpungan.

Berdasar prasasti di Dukuh Plumpungan, Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, maka Salatiga sudah ada sejak tahun 750 Masehi, pada waktu itu Salatiga merupakan perdikan.

Perdikan artinya suatu daerah dalam wilayah kerajaan tertentu. Daerah ini dibebaskan dari segala kewajiban pajak atau upeti karena daerah tersebut memiliki kekhususan tertentu, daerah tersebut harus digunakan sesuai dengan kekhususan yang dimiliki. Wilayah perdikan diberikan oleh Raja Bhanu meliputi Salatiga dan sekitarnya.

Menurut sejarahnya, di dalam Prasasti Plumpungan berisi ketetapan hukum, yaitu suatu ketetapan status tanah perdikan atau swantantra bagi Desa Hampra. Pada zamannya, penetapan ketentuan Prasasti Plumpungan ini merupakan peristiwa yang sangat penting, khususnya bagi masyarakat di daerah Hampra. Penetapan prasasti merupakan titik tolak berdirinya daerah Hampra secara resmi sebagai daerah perdikan atau swantantra. Desa Hampra tempat prasasti itu berada, kini masuk wilayah administrasi Kota Salatiga. Dengan demikian daerah Hampra yang diberi status sebagai daerah perdikan yang bebas pajak pada zaman pembuatan prasasti itu adalah daerah Salatiga sekarang ini.

Konon, para pakar telah memastikan bahwa penulisan Prasasti Plumpungan dilakukan oleh seorang citralekha (penulis) disertai para pendeta (resi). Raja Bhanu yang disebut-sebut dalam prasasti tersebut adalah seorang raja besar pada zamannya yang banyak memperhatikan nasib rakyatnya.

Isi Prasasti Plumpungan ditulis dalam Bahasa Jawa Kuno dan Bahasa Sansekerta. Tulisannya ditatah dalam petak persegi empat bergaris ganda yang menjorok ke dalam dan keluar pada setiap sudutnya.

Dengan demikian, pemberian tanah perdikan merupakan peristiwa yang sangat istimewa dan langka, karena hanya diberikan kepada desa-desa yang benar-benar berjasa kepada raja. Untuk mengabadikan peristiwa itu maka raja menulis dalam Prasasti Plumpungan Srir Astu Swasti Prajabhyah, yang artinya: "Semoga Bahagia, Selamatlah Rakyat Sekalian". Ditulis pada hari Jumat, tanggal 24 Juli tahun 750 Masehi.


Zaman kolonial

Salatiga pada masa kolonial tercatat sebagai tempat ditandatanganinya perjanjian antara Pangeran Sambernyawa atau Raden Mas Said (kelak menjadi KGPAA Mangkunegara I) di satu pihak dan Kasunanan Surakarta dan VOC di pihak lain. Perjanjian ini menjadi dasar hukum berdirinya Kadipaten Mangkunegaran.

Pada zaman penjajahan Belanda telah cukup jelas batas dan status Kota Salatiga, berdasarkan Staatsblad 1917 No. 266 Mulai 1 Juli 1917 didirikan Stadsgemeente Salatiga yang daerahnya terdiri dari 8 desa.

Zaman kemerdekaan

Geografi

Karena dukungan faktor geografis, udara sejuk dan letak yang sangat strategis, maka Salatiga cukup dikenal keindahannya di masa penjajahan Belanda, bahkan sempat memperoleh julukan "Kota Salatiga yang Terindah di Jawa Tengah".

Kotamadya Daerah Tingkat II Salatiga adalah bekas stadsgemeente yang dibentuk berdasarkan Staatsblad 1929 No. 393 yang kemudian dicabut dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kecil Dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Salatiga terletak di ketinggian 750-850 mdpl, dan terletak di lereng timur Gunung Merbabu yang membuat daerah Salatiga menjadi lebih sejuk. Pemandangan Gunung Ungaran, Gunung Telomoyo, dan Gunung Merbabu yang indah membuat Salatiga menjadi daerah yang indah dan spektakuler. Seluruh Wilayah Salatiga dibatasi oleh Kabupaten Semarang, antara lain di bagian utara berbatasan dengan Kecamatan Tuntang dan Kecamatan Pabelan, di bagian selatan berbatasan dengan Kecamatan Tengaran, di bagian barat berbatasan dengan Kecamatan Tuntang dan Kecamatan Getasan, di bagian timur berbatasan dengan Kecamatan Tengaran dan Kecamatan Pabelan.

Transportasi

Salatiga memiliki dua terminal, yang bernama Tingkir yang melayani bis tujuan AKDP Jateng dan AKAP Jateng, seperti Jakarta hingga Denpasar, Bali, dan Tamansari yang melayani jalur dalam kota. Untuk transportasi massal, Salatiga memiliki angkutan dGendonganengan tujuan beberapa daerah di sekitar Salatiga.

Sumber : wikipedia